Suatu ketika di daerah seberang sana, andi menemui seorang tua dalam perjalanan. Seorang tua tersebut membawa sapu lidi yang masih hijau dan siap pakai.
Tak melihatnya sangat terharu, kisaran umur 80 lebih beliau masih tetap bersemangat dalam beraktivitas. Lalu, andi bertanya pada seorang tua tersebut “pak, mengapa di bawah terik mentari yang menyangat ini anda masih berkeliling?” kalau tidak seperti ini, lalu dari mana saya penuhi kebutuhan saya dan anak saya. Jawab seorang tua tersebut.
Lantas sapu lidi ini untuk dijual? Apakah bapak tidak punya profesi lain?
“nak, ini adalah profesi bapak. Bapak hanya takut dipukul ketika diakhirat nanti jika bapak banyak dosa”
Apakah profesi bapak sejak dulu seperti ini?
Tidak nak, lebih sejahtera sekarang.
Memang apa pekerjaan bapak dulu?
Dulu bapak bekerja bertaruh nyawa, demi memerdekakan Negara Indonesia nak.
Dan sekarang bapak tinggal menunggu waktu Tuhan mengambil nyawa bapak.
Tujuan bapak jualan seperti ini adalah membeli kain kafan nak, tetapi sampai saat ini belum terpenuhi karena tidak mempunyai tabungan dan makan pun jarang na
... baca selengkapnya di Tetap Semangat Demi Kain Kafan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Tuesday, 24 November 2015
Tetap Semangat Demi Kain Kafan
Published :
21:26
Author :
Andra Virdianto
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Followers
Tentang Aku
Archive
-
▼
2015
(17)
-
▼
November
(14)
- Si Siro Anak Musik Rock
- Cinta Cicak
- Local Wisdom: Membentengi Diri dari Aji Mumpung
- Tetap Semangat Demi Kain Kafan
- Tekun, Pasti Berhasil
- MENYIKAPI ERA DAN KEBUTUHAN INFORMASI
- Arti Sahabat
- BELAJAR MENANGGUNG RISIKO KEHIDUPAN DARI ANAK KECIL
- Cause of My Parent’s Lie
- Wiro Sableng #43 : Dewi Lembah Bangkai
- Wiro Sableng #182 : Delapan Pocong Menari
- Semua Akan Indah Pada Waktunya
- Solid Team Work
- Mereka Bilang Aku Gila (Part 1)
-
▼
November
(14)

No comments:
Post a Comment